KENDARI, Kongkritpost.com- Mewakili Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto, SIK, MH, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum, Ph.D., membuka secara resmi orientasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, dan Kabupaten Bombana, Angkatan V Tahun 2024. Kegiatan yang digelar di Kendari ini dihadiri oleh pejabat daerah dan para peserta dari tiga kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Sekda Sultra mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 pada 14 Februari lalu yang mencakup pemilihan presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota. Dengan partisipasi pemilih mencapai 81%, angka tersebut melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang hanya sebesar 79,5%. “Dinamika Pemilu yang begitu kompleks ini menunjukkan keberhasilan kita dalam menjaga demokrasi di Indonesia,” ucapnya Selasa (29/10/2024)
Pentingnya Sinergi DPRD dalam Pemerintahan Daerah
Sekda Asrun Lio menekankan peran vital DPRD sebagai mitra sejajar kepala daerah dalam menyusun program-program pembangunan. DPRD, lanjutnya, memainkan fungsi penting dalam efisiensi, produktivitas, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. “DPRD memiliki tiga fungsi utama: pembentukan peraturan daerah (Perda), anggaran, dan pengawasan. Ketiga fungsi ini adalah fondasi untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Beliau menjelaskan bahwa anggota DPRD yang baru terpilih akan melalui serangkaian orientasi untuk mendalami tugas-tugas dan tanggung jawab mereka, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2024. Orientasi ini mencakup peningkatan pemahaman fungsi, wawasan kebangsaan, dan integritas untuk menjaga kredibilitas DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat.
Fokus pada Pembangunan Daerah dan Pengembangan SDM
Menurut Sekda Sultra, salah satu tujuan utama orientasi ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota DPRD agar mampu menghasilkan kebijakan dan regulasi yang tepat sasaran. “Anggota DPRD diharapkan dapat menyusun anggaran yang sesuai kebutuhan masyarakat, melakukan pengawasan yang ketat, dan mengembangkan SDM unggulan di tiap daerah, misalnya sektor pariwisata atau pertanian, yang merupakan kekuatan utama Sulawesi Tenggara,” paparnya.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing. “Fokus kepada talenta-talenta unggulan di sektor-sektor ini akan membantu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional,” ujarnya.
Menjaga Integritas dan Membangun Sinergi
Di akhir sambutannya, Sekda Asrun Lio mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan sinergi dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. “Jaga kehormatan dan citra diri selama menjabat, serta bangun komunikasi yang harmonis dengan kepala daerah. Selain itu, pastikan aspirasi masyarakat terserap dengan baik dan dituangkan dalam kebijakan yang efektif,” harapnya.
Orientasi ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dari lingkungan Pemprov Sultra, Sekda dari tiga kabupaten/kota, serta peserta dari DPRD Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, dan Kabupaten Bombana. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen anggota DPRD baru dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara( Red)



