KOLAKA, Kongkritpost.com- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Berbagai elemen masyarakat dan lembaga pendidikan tengah mempersiapkan kegiatan menyambut momentum 17 Agustus. PT Akar mas Internasional turut mengambil bagian dengan merealisasikan sejumlah proposal bantuan yang diajukan masyarakat dan lembaga pendidikan di wilayah tersebut.

IMG 20260808 WA0064

Dukungan perusahaan menyasar sejumlah kegiatan, mulai dari festival gerak jalan warga hingga kegiatan yang melibatkan siswa sekolah dan anak usia dini.

Humas PT Akar mas Internasional, Ismail, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah terdampak sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Realisasi bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya warga Desa Hakatutobu. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81,” kata Ismail, Sabtu (8/8/2026).

Bantuan direalisasikan setelah perusahaan menerima sejumlah proposal dari masyarakat dan lembaga pendidikan yang akan mengikuti kegiatan peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Pomalaa.

Salah satu proposal berasal dari PKK Desa Hakatutobu yang akan menggelar Festival Gerak Jalan.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Festival Kemerdekaan di Desa Hakatutobu dalam Rangka Memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026”.

Festival itu diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Dukungan berikutnya diberikan kepada SD Negeri 1 Hakatutobu.

Sekolah tersebut mengajukan bantuan untuk menunjang keikutsertaan siswa dalam Lomba Gerak Jalan Indah yang digelar dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Pomalaa.

Dalam proposalnya, pihak sekolah melampirkan sejumlah kebutuhan kegiatan, termasuk data peserta serta rencana penggunaan bantuan.

Hal serupa dilakukan SD Negeri 2 Hakatutobu.

Para siswa sekolah tersebut juga dipersiapkan mengikuti kegiatan gerak jalan tingkat Kecamatan Pomalaa. Namun, keterbatasan pembiayaan menjadi salah satu kendala yang dihadapi sekolah.

Sebagian siswa berasal dari keluarga masyarakat pesisir Hakatutobu dengan kondisi ekonomi yang relatif terbatas.

Dukungan perusahaan diharapkan dapat membantu sekolah mempersiapkan peserta sehingga keterbatasan biaya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk ikut merayakan momentum kemerdekaan.

Sementara itu, TK Kekar Bajo Kecamatan Pomalaa turut mengajukan proposal bantuan.

Lembaga pendidikan tersebut membutuhkan dukungan untuk mempersiapkan anak didiknya mengikuti Lomba Karnaval HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Pomalaa.

Bagi anak-anak usia dini, kegiatan karnaval menjadi pengalaman tersendiri. Mereka tidak hanya diajak merayakan kemerdekaan, tetapi juga belajar tampil, bekerja sama dan mengenal nilai kebersamaan sejak dini.

Rangkaian bantuan tersebut memperlihatkan bahwa dukungan PT Akarmas Internasional tidak hanya diarahkan pada kegiatan ekonomi, tetapi juga menyentuh sektor sosial, pendidikan dan aktivitas kemasyarakatan.

Perusahaan berharap dukungan itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu menciptakan perayaan HUT RI ke-81 yang meriah, positif dan penuh semangat kebersamaan.

Ismail mengatakan momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan kegiatan HUT RI ke-81 dapat berjalan dengan baik. Semangat kemerdekaan hendaknya menjadi momentum untuk terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan,” ujarnya.

Di Hakatutobu, semangat kemerdekaan akhirnya tidak hanya hadir melalui pengibaran Merah Putih.

Ia juga tumbuh melalui gerak jalan warga, langkah para pelajar dan karnaval anak-anak yang dipersiapkan menyambut 17 Agustus.

Semua bergerak dalam satu suasana: merayakan kemerdekaan sekaligus memperkuat gotong royong di tengah masyarakat*